Perbedaan Antara Drakor, Dracin, Lakorn dan Dorama, Menurut Kamu?

Gak terasa sudah cukup lama menjadi anak rumahan, eh ibu rumah tangga yang benar-benar rumahan sekali.   Biasa wara-wiri mendampingi anak-anak beraktifitas di luar rumah, jalan-jalan melihat banyak hal, akhirnya menjadi lebih banyak di rumah cukup memberi tambahan waktu saya untuk menonton film yang awalnya hanya menjelang tidur malam, bertambah di kala siang atau sore hari ketika anak-anak ingin melakukan aktifitas pilihannya masing-masing.  
Dari sekian banyak film yang saya tonton, nyatanya drama serial adalah salah satu film yang cukup saya nikmati.  Hanya saja jika sebelumnya saya lebih memfavoritkan dorama, dan sekali-sekali menonton drakor, akhir-akhir ini saya menjadi ikut mencintai dracin dan lankorn. Sayangnya drama India ternyata tidak masuk dalam list, padahal kalau ditambahkan juga dengan drama Indonesia aka sinetron bisa makin panjang kan bahasannya, hehe.  

Daaannn sayapun menjadi ikut perhatian dengan empat drama serial berbeda asal negara tersebut, bukan tentang isi ceritanya (kalau itu jelas dong beda judul idealisnya beda cerita, meskipun persamaan tokoh dan tempat hanya sebagai kebetulan fiktif belaka, hihii), tapi.... beberapa hal yang menjadi ciri khasnya masing-masing.  Maksudnya apa nih? Yo wes, kita geber aja yuk... Siapa tahu ada yang ga ngeh, atau mirip saya yang jadi ikut perhatian dengan hal receh beginian.

1. Penggunaan Istilah

Kalian sebelumnya sudah tahu belum kalau penggunaan istilah drama setiap negara disebut berbeda-beda oleh pencintanya. Sebenarnya bisa saja kita menyebut drama Korea yang artinya drama dari negara Korea, atau drama Jepang, dan seterusnya.  

Drakor, Dorama, Dracin, Lakorn
Istilah Drama Serial  (pic: bojoblog, edited @herlyaa)

Hanya saja berhubung warga suka dengan singkatan, jadilah drama Korea menjadi K-drama (Korean drama) atau drakor (drama Korea). 

Untuk drama Jepang disebut Jdrama (Japanese drama) atau dorama.  Dorama sendiri artinya drama, hanya saja karena penulisannya ドラマ yang dibaca dorama, akhirnya dorama menjadi lebih familiar.

Drama China disebut juga C-drama atau Chinese drama.  Beberapa orang menyingkatnya menjadi dracin (drama Cina).  Sekilas mirip-mirip bahasanya dengan drama China ada T-drama (Taiwan drama) atau juga dikenal TWdrama dengan bahasanya Mandarin. 

Drama Thailand dikenal dengan sebutan lakorn.  Lakorn merupakan genre fiksi di televisi.  Asalnya dari bahasa Thailand itu sendiri yaitu Lakhon Thorathat yang berarti drama televisi, akhirnya lakorn menjadi sebutan familiar untuk pecinta drama Thailand.

2. Jumlah Episode

Namanya drama serial, berarti jangan pernah berharap ceritanya dapat diselesaikan hanya dalam sekali tayang.  Tapi kalau kalian perhatikan, jumlah episode K-drama dengan dorama terlihat berbeda sama halnya dengan lakorn dan dracin. 

Dari keempat jenis drama serial tersebut yang paling menempati posisi terbanyak episodenya di pegang oleh dracin.  Sementara yang menempati posisi paling sedikit dipegang oleh dorama.

Dorama biasanya hanya berkisar di 10 episode, sementara lakorn cenderung di kisaran 13 episode hingga beberapa yang agak banyak di 16 episode.  Drakor yang saat ini memiliki peminat cukup banyak lebih sering di 16 episode dan maksimal 20 episode meskipun ada juga yang memiliki episode panjang.  Sebut saja Dae Jang Geum dan Family Honor yang menyentuh 54 episode.  Bagaimana dengan Dracin? Jumlah episode dracin biasanya berada di kisaran 25-50 episode.  Namun bukan berarti tidak ada yang dibawah 25 episode.  The Big Bos merupakan salah satu dracin yang hanya tayang sebanyak 18 episode dengan durasi tayang sekitar 35 menit per episodenya.

3. Durasi Film

Mengaitkan dengan jumlah episode, teryata durasi setiap drama seri juga tidak sama lho.

Durasi Waktu Drakor, Dorama, Dracin, Lakorn-1
Time (Pic:woman talk)

Coba tebak durasi drama darimana yang paling singkat? Yup! Lagi-lagi dorama (drama Jepang) durasi setiap episode biasanya antara 30-60 menit saja. Jika boleh jujur, kebayakan nonton dorama jarang yang lama hingga 60 menit, apalagi lebih dari 60 menit rasanya belum pernah ketemu.  Kalau kalian sudah pernah, bisa bantu komen di bawah ya judul filmnya apa? 

Sementara drakor biasanya berdurasi 60 menit-90 menit, berbeda dengan Lakorn yang dapat mencapai 2 jam per episodenya. Tapi siapa sangka dracin yang memiliki jumlah episode lebih banyak, durasi perepisode rata-rata dipatok selama 45 menit.

4. Aplikasi chat/pesan

Tidak bisa dipungkiri kebanyakan cerita drama akan menggunakan teknologi komunikasi menggunakan aplikasi chatting.  

Kalau di Indonesia, meskipun banyak jenis aplikasi chatting, WhatsApp masih merajai penggunaannya.   Bisa jadi karena kemudahan hingga hemat ramah kuota saat digunakan.  Ada yang bisa tebak, bagaimana dengan aplikasi chat di drama serial? Apakah sama dengan yang biasa kita gunakan?

Aplikasi yang digunakan - Drakor, Dorama, Dracin, Lakorn-1
Beragam aplikasi pesan (pic:technology)

Line yang diluncurkan pada tahun 2011 oleh NHN cabang Jepang setelah terjadinya gempa bumi di Jepang, merupakan aplikasi messaging yang terispirasi dari antrean banyak orang di telepon publik setelah gempa terjadi. Mungkin sejak itulah membuat line menjadi semakin neghitz di Jepang dan membuat aplikasi ini sering terlihat digunakan saat menonton dorama. 

Line juga terlihat di Lakorn.  Bisa jadi aplikasi ini paling populer di Thailand dikarenakan layanan stikernya yang disukai warga Thailand.  Terlepas apapun alasan pastinya, aplikasi Line merupakan favorit yang sering terlihat dalam lakorn (drama Thailand)

Lain Jepang dengan Korea, dengan aplikasi Kakao Talk yang dirilis pada 18 Maret 2010 oleh Kakao Corp, perusahaan asal Korea Selatan berbasis di Seoul.  Drakor lebih banyak terlihat menggunakan Kakao Talk.  Meskipun bisa jadi aplikasi lain juga digunakan, namun Kakao Talk bisa jadi aplikasi chat wajib yang ada di setiap smartphone warga Korea.

Tak ingin kalah dengan Korea dan Jepang, dracin sangat familiar dengan WeChat.  Layanan messaging ini dikembangkan oleh Tencent Holding, perusahaan TI raksasa asal China. Proyek WeChat dimulai pada Oktober 2010 di Tencent Guangzhou Research and Project Center.

5. Aktor/Aktris


Daya tarik penting dari sebuah serial bukan hanya ceritanya saja.  Jujur saja penampilan fisik dari aktor dan aktris yang berperan dalam drama serial bisa jadi ikut mempengaruhi.  Ngaku aja deh, terkadang gak penting judulnya apa, ceritanya tentang apa, selama aktor dan aktris favorit kita main di film itu, bisa jadi kalian langsung bersemangat untuk menontonnya.  Nyadar gak kalau pemilihan aktris dan aktor dari setiap negara memiliki ciri khas masing-masing?

Dorama terkenal dengan anime/manga.  Bisa jadi peran yg terpilih mewakili sosok manga? Eh atau kebalik ya? Profil manga terbentuk karena aktor dan aktris yang menjadi favorit warga Jepang? Hehehe...

Aktris dalam dorama yang sering menjadi bintang utama memiliki karakter badan mungil dan berwajah cute (kiyut sekaligus menggemaskan).   Sementara aktornya tipe maskulin seperti yang sering ditemukan dalam karakter manga.  Pakaian yang digunakan pemerannya sering terlihat seperti seragam aka rapi dan formil. Padahal ceritanya bisa saja tidak seserius penampilannya.

Pemeran dalam dracin kerapkali berwajah dewasa dengan tubuh yang kurus.  Terkadang kita bisa tertipu antara wajah dan umur aslinya.  Namun bukan berarti saya menyamakan semuanya, hanya saja wajah dan penampilan bisa berbeda dengan ekspetasi.  Ada juga pemeran wanita yang justru terlihat lebih muda daripada usianya.  Pakaian yang digunakan juga terlihat lebih santai dan nonformal untuk cerita yang memang lebih ringan.  Namun jangan ditanya jika bercerita mengenai sejarah.  Dari semua drama, rasanya dracin memberikan penampilan maksimal untuk genre histori. Dari pakaian, make up, rambut, aksesories hingga setting tempat terlihat sangat istimewa.

Drakor yang bisa saya katakan lebih beragam dalam pemilihan aktor dan aktrisnya.  Mau yang butek hingga ganteng tak terpatahkan, dari karakter gembel hingga high class, rasanya drakor dapat mewakili.  Pakaian yang digunakanpun lebih variatif meskipun jubah dan syal adalah pakaian wajib saat keluar ruangan.

Wajah ganteng dan cantik warga Thailand buat saya betah nonton lakorn.  Sejelek-jelek nya pemain drama Thailand, kok rasanya tetap terlihat manis aja ya? Tapi nyadar gak, penampilan aktor dan aktrisnya seringkali full aksesoris.  Penggunaan anting untuk aktor bisa terlihat biasa saja. 

6. Produksi Drama

Berbeda dengan dorama yang diproduksi sekitar 6 bulan hingga setahun sebelum tayang, Lakorn bahkan setelah lebih dari setahun ditambah masa promo yang bisa saja menghabiskan waktu 2 tahun pada akhirnya baru tayang,  begitu juga dengan dracin yang diproduksi satu tahun sebelumnya, justru drakor merupakan produksi drama dengan sistem kejar tayang.  Syuting yang dilakukan beberapa Minggu sebelumnya dan dilakukan setiap hari dipilih oleh Korea untuk meminimalkan resiko kerugian andaikata drama tersebut gagal tayang.  Nah...naah...

7. Soundtrack 

Drakor sepertinya memang istimewa.  Kejar tayang tidak membuat drakor minim soundtrack.  Jangan heran dalam satu judul bisa jadi setiap episodenya memiliki musik dan lagu yang berbeda-beda.  Tidak seperti drama lainnya yang bisa jadi hanya memiliki soundtrack di awal dan penutup drama.  

Badewei ngomongin soundtrack ada yang tahu dengan Asunaro Hakusho gak? Mungkin Ordinary People lebih dikenal dibandingkan judul aslinya.  True love yang merupakan soundtrack dorama yang mencuri hati saya saat itulah awal mula saya menyukai dorama.  Kalau kamu?

Dorama ordinary people
Dorama 'Asunaro Hakusho / ordinary people' (pic:wikipedia)

Dari sekian banyak perbedaan, kira-kira ada yang mau kalian tambahkan? Kalian bisa tulis di kolom komentar ya.... :)



*With LOVE,

@her.lyaa

Posting Komentar

8 Komentar

  1. Baru tau Lakorn itu drama Thailand mba.. baru nonton film2nya aja, dramanya, aku juga betah klo nonton film2 Thai, cakep2 artisnya hehe.. C-drama juga bagus2 sekarang visualnya ya, tapi agak silau klo menurutku, terang banget pencahayaannya dan terlalu perfect latarnya #sotoy ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iyaa terkadang pencahayaan emang terang bgt, tp klo di aku sih gak gitu masalah, mungkin biar jd lebih terkesan bersih apa ya? Hehe.....

      Btw makasih mbk dah mampir😊 salam kenal ^^

      Hapus
  2. Aku blm terlalu lama jd penggemar drakor mba. Jd jgn harap tau ttg dracin, lakorn ato dorama :D. Maraton nonton drakor aja kdg udh ngabisin sehari hahahahhaa..

    Tp jd dpt tambahan info nih ttg drama2 dr negara lain. Cm Krn waktuku agak terbatas, aku LBH milih drama yg eps nya ga terlalu panjang sih. Kayak Drakor udh pas tuh.makanya ga terlalu tertarik Ama dracin. Msih inget banget dulu suka nonton dracin di tv dan kmudian ga jelas endingnya hahahahhaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akhir ga jelas suka bikin sebel, tapi akupun klo dr awal ceritanya kurng menarik berasa males juga ngelanjutin... hahaha

      Sejujurnya dorama ttp jd terfavorit. Karena salah satunya ga pake lama juga Nonton nya 🤭

      Salam kenal mbk Fanny ^^

      Hapus
  3. Dari sekian jenis drama yg dijelasin, kayaknya aku udah hampir pernah nyicipin semuanya.
    Cuma kayaknya seleraku lebih masuk di Drakor sama Dorama. Ehehee...

    Kalau Dracin sama Lakorn, belum terlalu eksplor. Apalagi Dracin yg bener2 produksi Cina bukan Taiwan. Krn kayaknya yg pernah kuliat tuh Drama Taiwan. Dan yg membekas di ingatan tuh yg judulnya Devil Beside You sama Autumn Concerto.

    Kalau Lakorn, aku agak masih mikir.. karena yg rame dibahas sama teman2ku rata2 ceritanya nyerempet/bahasa Boys Love. Jadi agak gimanaaaa gituu..... Mungkin Kak Lya ada rekomendasi Lakorn yg 'normal' ? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahaaa....autumn concerto ♥️

      Ada the gifted mbk, Lakorn yang ga nyerempet ke situ. Tahun ini mereka bikin yg season 2 nya gifted graduation. Mudah2an bs termasuk yang favorit mbk fitri😊

      Hapus
  4. Saya suka drama, hollywood, iran, jepang , thailand dll. Drakor suka juga cuma gak kebangetan. Sepertinya lebih suka lakorn. Tapa ya jarang juga nontonnya. Salam mba Lya. Maaf telat ya.

    BalasHapus
  5. Wah, jeli sekali, Mbak, mengamati ciri khas dari masing-masing drama itu. Iya ya, pasti ada yang khas meskipun jalan cerita beda-beda, tapi budaya tiap negara pasti mempengaruhi.

    BalasHapus

Yuk tinggalkan komentar baik dan cerdas🤗

Terimakasih... 🙏