Rempah-rempah Penyedap Masakan

Masih ingat dalam benak saya, dapur almarhum mama selalu lengkap dengan berbagai bumbu rempah.  Sementara di pot dan sisa tanah di teras depan ditanami berbagai bumbu dapur.   Bahkan di luar pagar, tak luput dari jenis tanaman rempah yang bisa dipetik kapanpun ketika tetangga membutuhkan.

Mama yang merupakan asli keturunan minang, selalu mengolah masakan dengan banyak rempah.  " Kurang lamak taraso", Begitu katanya jika bumbu yang dimasukkan hanya sekedarnya.  

"Tidak mengapa kurang pandai memasak, jaman sekarang buku resep sudah banyak, yang penting tahu jenis bumbu saja, itu sudah lebih cari cukup", begitu ujarnya menghiburku mengingat anaknya yang satu ini tidak terlalu hobi masak, berbeda dengan anak perempuan lainnya.

Oleh karena itu, buat teman-teman yang nasibnya sama dengan saya, gak begitu hobi masak, saya ingin berbagi informasi berbagai macam rempah-rempah yang seringkali digunakan untuk berbagai masakan.  Tahu jenisnya, dijamin gak jadi salah menggunakan bumbu.  Check it out :)

1. Daun Salam 

Daun salam baik segar maupun kering, sangat mudah ditemukan.  Jenis pohonnya yang besar, membuat tanaman ini jarang ditanam di pekarangan, oleh karena itu menyimpan dalam bentuk kering merupakan alternatif penyimpanan daun salam dalam ketersediaan di dapur kita.
sumber google

Aroma yang dapat membuat wangi pada masakan, seringkali digunakan hampir di semua resep baik kuah maupun tumisan
Daun salam diyakini dapat menghindari penyakit seperti diabetes dan jantung.

2. Ketumbar 

Ketumbar sangat mudah ditemui di pasar. Mau berbentuk biji maupun sudah dalam bentuk bubuk (halus).   Bentuknya yang mirip lada sering kali membuat beberapa orang awam tertukar.  Yang membedakan adalah selain aromanya, ketumbar memiliki ekor.
sumber google

Ketumbar sering di gunakan dalam masakan seperti soto.  Aromanya wangi dan menambah rasa khusus ternyata memiliki manfaat menjaga kesehatan pencernaan.

3. Serai 

sumber google

Serai yang kebanyakan orang tahu adalah serai sayur yang biasanya memberikan wangi dan rasa unik pada masakan.  Masakan dari Bali sangat sering menggunakan serai.  Selain serai sayur ada juga serai merah yang ukurannya lebih besar dengan warna hijau kemerahan  dibagian ujungnya.
Serai merah biasanya sering di masak di dalam air, kemudian di campur dengan madu lalu diminum.  Serai merah sering digunakan untuk mengobati radang sendi, menurunkan kolesterol, antiseptik, hingga dipercaya mencegah kanker.
Seringkali serai merah bersama jahe digunakan untuk menghangatkan tubuh dan memulihkan masuk angin.

4. Lengkuas 

sumber google

Tidak seperti bumbu lain yang bisa di masak dengan cara dihaluskan, lengkuas hanya perlu digeprek, wanginya langsung menambah sedap makanan seperti kari, soto hingga rendang.
Dalam pengobatan, lengkuas dipercaya menghentikan diare, meringankan gejala asma, mengobati luka bakar dan mencegah kanker

5. Kemiri 

Kemiri yang dibakar atau disangrai terlebih dahulu, dapat mengeluarkan aroma dan mengurangi rasa langu saat digunakan pada sebuah masakan.

sumber google

Kemiri dipercaya dapat membuat rambut menjadi lebih indah dengan cara mengambil ekstra minyaknya.   Rambut dapat semakin hitam dan lebat jika rajin mengusapkannya di kulit kepala secara rutin.
Masakan yang sering menggunakan kemiri adalah soto dan acar ikan.  Rasa yang ditimbulkan saat menggunakan kemiri menjadi khas.

6. Kunyit 

sumber google

Kunyit merupakan rempah yang sering digunakan di hampir seluruh masakan.  Warnanya yang kuning memberikan warna yang menarik termasuk rasa khas yang ditimbulkannya.  Namun selain kunyit yang biasa ditemukan berwarna kuning, ada juga kunyit putih.
Kunyit memiliki banyak keistimewaan dalam kesehatan. Seperti kanker, untuk pencernaan dan antibiotik alami.
Kunyit putih tidak seperti kunyit kuning yang perlu dimasak dulu.  Cukup dengan dibersihkan, diparut, dan hasil perasannya dapat langsung di minum.
Kunyit termasuk tanaman rimpang yang mudah untuk ditanam di pekarangan.   Saat ini kunyit banyak ditemukan dalam bentuk bubuk yang memudahkan penggunaannya dan disimpan dalam jangka waktu lama.

7. Cengkeh 

Aroma cengkeh sangatlah khas.  Penggunaan cengkeh pada jenis masakan sup membuat aromanya menjadi lebih wangi.  Di masa dulu, cengkeh kerapkali dipakai sebagai penghias nastar.  Setelah nastar habis, cengkehnyapun turut dihabiskan.

sumber google

Saat ini cengkeh sudah mulai dijual dalam bentuk serbuk dan minyak.  Hal ini membuat cengkeh semakin mudah di gunakan.
Cengkeh juga memiliki khasiat dalam pengobatan.  Jika mengalami rasa sakit akibat gigi berlubang, cengkeh sering digunakan untuk penyumbat lubang hingga waktunya tepat untuk berkonsultasi dengan dokter  gigi.

8. Jahe 

sumber google

Jahe dikenal memiliki dua jenis.  Ada jahe merah dan jahe biasa.  Jahe merah merupakan jahe yang sering digunakan untuk pengobatan.   Rasa dan aromanyapun lebih kuat dibandingkan jahe biasa.  Saat membuat minuman seperti wedang jahe, membuat tubuh menjadi lebih hangat.
Berbeda dengan jahe merah yang rasanya lebih pedas, jahe biasa lebih baik digunakan pada berbagai jenis masakan. Jahe dapat menghilangkan bau amis dalam masakan.
Saat ini jahe mudah didapatkan dalam bentuk bubuk

9. Pala 

Saat masa penjajahan, pala merupakan salah satu rempah yang ingin dikuasai oleh bangsa Eropa di Indonesia.
Pala berbentuk bulat, beraroma segar dan khas.  Jika ingin menggunakannya dalam masakan, pala harus di potong terlebih dahulu, kemudian dapat digeprek, diparut atau ditumbuk.
sumber google

Saat ini pala juga banyak dijual dalam bentuk bubuk.

10. Kapulaga 

sumber google

Tidak semua masakan menggunakan kapulaga, namun kapulaga memberikan aroma yang berbeda dan tidak dapat digantikan dengan jenis rempah lainnya.
Kapulaga berbentuk seperti kuntum bunga berwarna putih, dan ringan. Biasa dijual dalam kemasan kantong dalam bentuk bubuk.

11. Bunga lawang / pekak 

sumber google

Sebutannya Bunga Lawang atau Pekak. Rempah satu ini wanginya khas dan ekstotik.  Berbentuk bintang dan ada biji kecil di dalamnya.  Dalam bentuk bubuk, penggunaan dan penyimpanannya menjadi lebih praktis.

12. Asam jawa 

Seperti namanya, asam jawa digunakan untuk memberikan rasa asam yang dibutuhkan di dalam sayur asem, masakan pindang, atau semur.
sumber google

Asam Jawa sering dijual dalam kemasan plastik berbentuk kotak.  Pemakaiannya adalah dengan mengambil sesuai kebutuhan, di remas dengan air hangat  hingga air hasil remasannya menjadi pekat dan digunakan saat memasak.

13. Asam kandis (Manggis Kuning Kering)

sumber google

Warnanya hitam dengan bentuknya bulat gepeng mengeluarkan cita rasa khas.  Hampir mirip dengan asam Jawa, asam Kandis memberikan rasa asam pada masakan. Meskipun begitu, rasa asam yang dihasilkan tentu saja tidak sama.  Namun asam kandis kering tahan lama dalam penyimpanan.

14. Kluwak

Kluwak bentuknya seperti batu, dan jika dipecahkan di sana ada berlapis daging hitam pekat. Kluwak dapat menjadi racun jika tidak tepat dalam pengolahannya karena mengandung sianida.

sumber google

Cara pengolahan kluwak adalah dengan mencuci bersih lalu direbus selama 1 jam.  Setelah itu disimpan dalam toples tertutup dengan dialasi abu di dasarnya.  Biarkan hingga setengah bulan, lalu cuci bersih.  Dan kluwak aman digunakan.
Kluwak yang baik adalah kluwak yang kering dan terasa berat isinya. Jangan menyimpan kluwak di tempat lembab karena menyebabkan kluwak busuk dan tidak dapat digunakan.
Kluwak banyak digunakan pada masakan rawon, sop konro.

15. Kencur 

sumber google

Kencur aromanya wangi dan khas.  Sering digunakan pada jenis masakan gado-gado.  Pemakaiannya sangatlah mudah dapat dipotong dicincang hingga dilumatkan.
Kencur dipercaya memberikan manfaat untuk radang tenggorokan.  Sebagai antibiotik alami, saat mulai merasakan sakit tenggorokan, kencur dapat langsung dikunyah dan dimakan beberapa kali dalam sehari untuk memulihkan kondisi secara cepat.

16.Jinten 

Bentuknya seperti gabah panjang kecil dan ringan. Aromanya pedas, panas dan khas.   Biasanya jinten digunakan pada masakan kari, gulai dan opor .
sumber google

Jinten ternyata cukup dipercaya untuk meredakan sakit perut dan antiseptik.

17. Kayu Manis 

ceylon cinnamon (sumber : google)

Kayu Manis terbagi dari 2 jenis yaitu Cassia Cinnamon dan Ceylon Cinnamon. Yang sering ditemui di pasaran adalah Cassia Cinnamon. Cassia Kayu Manis ini seringkali digunakan untuk menumbuhkan bubuk kayu. Cita rasanya dan manis itulah sering digunakan dalam makanan hingga pembuatan kue.  Buruk ya adalah jika penggunaan terlalu banyak justru berbahaya bagi kesehatan karena mengandung uns coumarin yang tinggi.
Ceylon Cinnamon bentuknya lebih disukai daripada kayu tapi lebih rapuh, lebih mudah dihancurkan, dan punya coumarin tidak pasti dalam jumlah sedikit, jauh lebih sedikit daripada Cassia Cinnamon.
Kayu manis dipercaya untuk mengontrol gula darah yang tinggi.

18. Daun Jeruk 

sumber google

Daun jeruk digunakan pada masakan Indonesia untuk memberi rasa harum segar dan menghilangkan bau amis pada masakan seperti ikan, daging. Cara memakainya hanya dengan merobek-robek daunnya dan memasukkan ke dalam masakan. 

Beberapa masakan yang digoreng jika menambahkan daun jeruk yang dirajang dapat memberikan aroma yang khas dan segar.

19. Daun Kunyit 

sumber google

Daun Kunyit bentuknya panjang lembut. Seperti namanya, daun kunyit merupakan daun yang dimiliki oleh tanaman kunyit.  Cara memakainya hanya perlu robek-robek daunnya dan masukkan ke dalam masakan. Daun kunyit ini memberi rasa harum pada masakan dan juga menghilangkan bau amis.

20. Adas

sumber google

Selain pada masakan, adas dikenal juga sebagai tanaman obat.  Dengan cita rasa panas dan hangatnya.
Adas memiliki bau yang wangi dengan tanamannya berwarna hijau terang dan tegak.

Bisa dibayangkan betapa banyaknya jenis rempah yang dapat digunakan sebagai penyedap masakan hingga memberikan ciri khas dan keunikannya masing-masing.  Yuk, semakin kenal rempah, semakin mudah kita memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.


*With LOVE,

@her.lyaa

Posting Komentar

1 Komentar

  1. wah baru tahu yang bunga lawang, kita memang kaya rempah2 ya

    BalasHapus

Yuk tinggalkan komentar baik dan cerdas🤗

Terimakasih... 🙏