Ahaa...! Adek Tahu Warnanya

"Umi... Maaf ya.., airnya tumpah.  Ini sudah adek elap," Ujar adek dengan muka memelas dan menggemaskan.

"Ga pa-pa. Dimana jatuhnya?" Tanyaku dengan lembut.

"Ituh..." Tangannya menunjuk kain alas duduk yang sudah basah kunyup. 

"Baik, oke, rupanya tumpahnya banyak, dan sepertinya agak sedikit bernoda.  Noda apa ini, samar, upps", Kataku dalam hati.

"Maaf ya Umi.   Tadi adek membuat sesuatu.  Umi mau lihat?". Serunya bersemangat. "Nanti abang juga lihat ya.  Ini sulap", Tambahnya lagi.

"Weehh... Sulap apa?" Semakin membuat penasaran.

Tidak lama kemudian, adek menyiapkan beberapa perlengkapan.  

"Lihat ya Umi..."

"Boleh Umi rekam gak?" Tanyaku padanya

"Boleeehhh",  Jawabnya menggemaskan

Shooting dadakanpun dimulai. 

Horre berhasil (dokpri) 

Tidak berhenti hingga disana.  Bayangkan jika warna spidol itu banyak, artinya tidak kalah banyak air yang digunakan, hingga eksperimen dadakan mencampur warna terus berlanjut. 

Saya semakin yakin seorang anak dapat menemukan banyak hal menjadi pengalaman mengesankan bagi dirinya sendiri. 

Catatan hari ini. 
Bukan hanya berani eksplore, namun  berani menyampaikan gagasan, termasuk bercerita langkah-langkah secara runut dari hasil eksperimen yang ditemukannya.

Memiliki rasa tanggungjawab dengan mengakui kesalahan dan mengelap bekas tumpahan, meskipun tidak sempurna, wajib diberikan applause.  Kegiatan spontan ternyata membuat adek menjadi lebih kreatif dan inovatif.

Teruslah yakin bahwa banyak hal yang bisa seorang anak lakukan sebelum kita mengatakan belum saatnya atau bahkan mendjuge seorang anak tidak mampu atas sesuatu. @her.lya.inda

#Tantangan10Hari
#Day4 
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga


*With LOVE,

@her.lyaa

Posting Komentar

0 Komentar